Mahasiswa KKN IPMAFA Pati Fasilitasi Penguatan Ekonomi UMKM Desa Larangan Tambakromo


Mediapati.com, Larangan Tambakromo (28/8/2025) – Mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, merancang sejumlah program penguatan ekonomi bagi masyarakat setempat. Program ini lahir dari hasil Focus Group Discussion (FGD) dan observasi yang dilakukan sebelum mereka terjun langsung ke lapangan.

Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah pelatihan produksi nugget jagung, memanfaatkan potensi pertanian jagung Desa Larangan yang melimpah. Selain itu, mahasiswa juga memfasilitasi penerapan pemasaran digital dan manajemen keuangan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tak hanya itu, mahasiswa KKN juga mengangkat kembali potensi wisata lokal, yakni Goa Larangan yang dulu pernah menjadi destinasi wisata desa untuk direvitalisasi sebagai daya tarik ekonomi masyarakat.

Dalam sesi khusus tentang manajemen keuangan dan digital marketing, mahasiswa menghadirkan Isyrokh Fuaidi LLM, seorang pengembang teknologi smart village yang sering aktif dalam kegiatan pendampingan ekonomi UMKM desa, Kamis (28/8/2025). Dalam paparannya, Isyrokh menekankan pentingnya pengelolaan keuangan sejak skala usaha masih kecil. Menurutnya, pencatatan keuangan yang rapi tidak hanya menjaga keberlanjutan usaha, tetapi juga menjadi syarat penting untuk mendapatkan akses permodalan yang lebih besar dari bank maupun lembaga keuangan lainnya.

Isyrokh mengapresiasi semangat para pelaku UMKM Desa Larangan yang tetap gigih mengembangkan usahanya meski kondisi ekonomi Indonesia sedang penuh tantangan. Ia juga membekali peserta dengan strategi sederhana pemasaran digital, mulai dari pembuatan Google Maps agar usaha mudah ditemukan, penggunaan media sosial dengan konten menarik, hingga peluang membangun website atau toko online di berbagai marketplace.

Lebih lanjut, Isyrokh menjelaskan mengenai akses permodalan bagi UMKM. Menurutnya, saat ini banyak lembaga keuangan memberikan fasilitas pinjaman dengan skema bunga atau margin yang bervariasi. “Kuncinya adalah membangun kepercayaan dengan penyedia pendanaan, selain menyiapkan agunan,” ujarnya. Ia mencontohkan program Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai salah satu solusi pembiayaan khusus bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia.

Acara berlangsung dalam suasana santai dan interaktif, dengan peserta aktif berdiskusi serta bertanya mengenai peluang-peluang pengembangan usaha mereka. Kehadiran mahasiswa KKN IPMAFA di Desa Larangan diharapkan dapat memberikan energi baru bagi penguatan ekonomi desa, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.
Lebih baru Lebih lama