CIPTAKAN RUANG BELAJAR YANG NYAMAN, SMPN 1 SUKOLILO HADIRKAN INOVASI ANTI PERUNDUNGAN

Mediapati.com, Pati – Ekosistem sekolah yang baik dan kondusif dapat mendorong siswa mengembangkan potensi terbaiknya. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk menimba ilmu. Tidak hanya mempelajari materi pelajaran, tapi juga bersosialisasi, mengembangkan bakat dan minat serta karakter-karakter baik. Akan tetapi, sangat disayangkan di satuan pendidikan masih banyak kasus perundungan pada siswa. Hal Ini mengakibatkan efek negatif baik pada korban maupun pelaku. Perundungan atau bullying merupakan masalah serius yang dapat mengganggu perkembangan psikologis dan akademis siswa. Masalah perundungan di sekolah sering kali sulit diidentifikasi dan ditangani secara efektif.

Berdasarkan hal tersebut, tim Inovasi UPTD SMPN 1 Sukolilo membuat inovasi baru sebuah platform untuk mencegah ataupun mengatasi tindakan bullying yang diberi nama ESSAKO BERADU (SMPN 1 Sukolilo Berantas Perundungan). Fitur unggulan yang disediakan diantaranya edukasi, lapor, kampanye, tombol darurat, konsultasi online, dan berbagi cerita. Plt Kepala SMPN 1 Sukolilo, Bandhu Tandho, S.Pd., M.Pd berharap dengan adanya sarana pengaduan ini, siswa yang menjadi korban perundungan tetapi malu atau takut menyampaikan secara langsung bisa memanfaatkan aplikasi ini.

“Sebelum ada “Essako Beradu”, banyak terjadi perundungan dan penanganan hanya dilakukan melalui pendekatan konvensional yang berfokus pada interaksi tatap muka saja. Selain itu banyak korban maupun saksi yang tidak berani angkat bicara, karena mereka takut ataupun malu. Kini, melalui aplikasi Essako Beradu, proses pengaduan kasus perundungan dapat ditangani lebih aman, efisien dan cepat dibandingkan dengan metode manual.”

Lebih lanjut, Bandhu menjelaskan banyak manfaat yang dihadirkan dengan adanya aplikasi ini diantaranya siswa dapat melaporkan perundungan kapan pun dan di mana pun. Ada edukasi interaktif yang menyediakan materi dan permainan (game) yang membuat siswa lebih mudah memahami segala hal tentang bullying dengan cara yang menyenangkan. Murid juga dapat berkreasi dengan melakukan kampanye kreatif antibullying dan berbagi cerita serta solusi perundungan yang pernah dialami. Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman membuat murid semangat belajar dan meningkatkan prestasinya.” tambahnya


Lebih baru Lebih lama