Mediapati.com, Pati – SMP Negeri 4 Pati menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis lingkungan melalui SINTAS (Sistem Informasi Tanaman SEMP4TI). Inovasi ini memanfaatkan teknologi QR Code untuk mengubah koleksi tanaman di lingkungan sekolah menjadi sumber belajar digital yang menarik dan mudah diakses.
Melalui pemindaian QR Code yang dipasang pada tanaman, peserta didik dapat memperoleh informasi mengenai nama tanaman, nama ilmiah, karakteristik, manfaat, serta cara perawatannya. Informasi tersebut dapat diakses dengan mudah menggunakan telepon pintar tanpa memerlukan aplikasi khusus.
Pengembangan SINTAS berawal dari upaya sekolah untuk mengoptimalkan lingkungan sebagai sumber belajar. Sebelumnya, informasi tanaman masih terbatas pada penjelasan guru dan papan nama sederhana. Oleh karena itu, sekolah mengembangkan media digital yang lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Dengan adanya SINTAS, lingkungan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai area penghijauan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang edukatif. Peserta didik dapat mengamati tanaman secara langsung sekaligus mempelajari informasi digital secara mandiri. Inovasi ini juga dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran IPA, Prakarya, Informatika, Bahasa Indonesia maupun kegiatan Kokurikuler.
SINTAS memberikan manfaat bagi peserta didik maupun guru. Peserta didik dapat meningkatkan pengetahuan tentang tanaman, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap lingkungan. Sementara itu, guru dapat memanfaatkan SINTAS sebagai media untuk kegiatan observasi, diskusi, penelitian sederhana, dan pembelajaran berbasis proyek.
Ke depan, SMP Negeri 4 Pati akan terus mengembangkan SINTAS melalui penambahan koleksi tanaman dan penyempurnaan informasi edukatif. Inovasi ini diharapkan dapat memperkuat pembelajaran berbasis lingkungan serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan potensi lingkungan sekolah.
