YOGYAKARTA, Mediapati.com - Laboratorium Sosial Pengembangan Masyarakat Islam (Labsos PMI) Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar kunjungan praktikum ke Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRYAKKUM) Yogyakarta, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tatakelola dan pengayaan informasi terkait program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta sebagai sarana penguatan empati dalam gerakan sosial. Selain itu, hal ini juga dapat berguna bagi pengembangan Lab Sosial PMI yang belum lama ini dirintis sebagai wadah praktikum mahasiswa.
Kunjungan tersebut difasilitasi Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat bersama Program Studi PMI yang dipimpin oleh Dekan Isyrokh Fuaidi LLM dan Ketua Prodi PMI Nur Khoiriyah MA, bersama sejumlah mahasiswa Prodi PMI yang aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan aktivitas gerakan sosial.
PRYAKKUM dipilih sebagai lokasi praktikum karena reputasinya dipandang sebagai salah satu lembaga perintis pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun sejak berdiri pada 1982, lembaga ini memiliki model tata kelola dan program yang menjadi rujukan nasional dalam program-program pengembangan masyarakat inklusif.
Peserta disambut hangat oleh tim PRYAKKUM dan menariknya, mahasiswa mendapatkan pembelajaran langsung dari empat narasumber ahli PRYAKKUM sesuai divisi yang berbeda-beda yaitu Skolastika Santi Pertiwi (Koordinator Pengembangan Karyawan), Brama Sabatha (Koordinator Personalia & Legal), Kristiana TJ (Manajer Keuangan), dan Aris Munandar (Project Manager Religio Mental Health).
Materi yang disampaikan mencakup lima aspek penting pengelolaan lembaga sosial PRYAKKUM. Dimulai dengan pengenalan profil dan sejarah YAKKUM dan perkembangannya sampai sekarang, dilanjutkan penjelasan struktur organisasi dan mekanisme pengelolaan lembaga sosial yang efektif. Mahasiswa juga mempelajari strategi diversifikasi sumber dana dan manajemen keuangan lembaga nirlaba, serta praktik baik Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) dalam pendampingan masyarakat.
Di sesi akhir, peserta mengikuti kunjungan langsung ke berbagai unit PRYAKKUM, termasuk fasilitas Prosthetics and Orthotics (PnO), KB Gantari, unit medis, serta unit usaha sosial Kafe Cupable yang menjadi contoh kemandirian ekonomi lembaga sosial ramah difabel.
Labsos PMI yang baru didirikan pada 2024 merupakan unit praktikum di bawah Prodi PMI IPMAFA yang berfokus pada fasilitasi praktik dan penguatan kompetensi mahasiswa dan dosen. Lembaga ini aktif dalam berbagai program pemberdayaan seperti pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, penguatan ekonomi kreatif, penerapan teknologi smart village, serta aksi peduli lingkungan. Melalui kunjungan ini diharapkan dapat mengadopsi praktik terbaik dari lembaga berpengalaman seperti PRYAKKUM dalam kegiatan pemberdayaan dan pengembangan masyarakat dan khususnya dalam penguatan tatakelola laboratorium sosial PMI IPMAFA.
