Mediapati.com – Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, dikabarkan sedang mempersiapkan peluncuran model besar terbarunya, DeepSeek V4. Model ini diklaim memiliki performa yang mengungguli model-model terkemuka dari pesaing seperti Anthropic (Claude) dan OpenAI (ChatGPT) dalam tugas-tugas pemrograman, terutama ketika menangani prompt kode yang sangat panjang.
Menurut laporan eksklusif dari media teknologi terkemuka The Information, tes internal yang dilakukan DeepSeek menunjukkan peringkat DeepSeek V4 berada di depan model seperti Claude dan ChatGPT dalam uji kemampuan coding. Rilis model tersebut diharapkan dapat dilakukan dalam beberapa minggu mendatang.
Laporan ini mengindikasikan semakin ketatnya persaingan di bidang model bahasa besar (large language models/LLMs), khususnya untuk aplikasi di dunia pengembangan perangkat lunak. Kemampuan menangani konteks kode yang panjang menjadi faktor kritis bagi para pengembang, dan sepertinya DeepSeek V4 berfokus pada keunggulan di area tersebut.
"Kami berkomitmen untuk terus mendorong batas-batas kemampuan AI, khususnya dalam bidang yang membutuhkan presisi dan pemahaman konteks mendalam seperti pemrograman," kata seorang juru bicara DeepSeek, seperti dikutip dari sumber internal. "DeepSeek V4 adalah lompatan signifikan dalam arsitektur dan pelatihan model kami."
Keberhasilan DeepSeek, yang didukung oleh investor besar seperti Alibaba, telah menempatkannya sebagai salah satu pemain utama dalam lanskap AI global. Peluncuran DeepSeek V3 sebelumnya telah mendapatkan pujian atas efisiensi dan kemampuannya.
Para analis industri memprediksi bahwa peluncuran DeepSeek V4 tidak hanya akan memperhebat persaingan di segmen AI untuk pemrograman, tetapi juga dapat menekan harga atau mendorong inovasi lebih cepat dari perusahaan-perusahaan lain seperti OpenAI, Anthropic, dan Google.
Komunitas pengembang dan pengamat teknologi kini menanti konfirmasi resmi dan detail teknis lebih lanjut mengenai klaim performa serta tanggal peluncuran pastinya.
