Mediapati com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Sinergitas DPRD dengan Pemerintah Daerah dalam Upaya Penurunan Backlog Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pati" pada Rabu (29/7/2026) di Aula Disperkim Kabupaten Pati. Kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung percepatan penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Pati.
FGD menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Pati Komisi C, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pati, Drs. Sugiyono, M.M., serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati periode 2026–2031, KH Minanurrochman (Kiai Minan).
Dalam forum tersebut disampaikan berbagai strategi kolaborasi antara pemerintah, legislatif, lembaga zakat, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga organisasi kemasyarakatan untuk mempercepat pengurangan backlog dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
FGD juga dihadiri perwakilan dari berbagai instansi dan organisasi, antara lain PCNU Kabupaten Pati, LAZISMU, LAZISNU, FRPB, PWI Kabupaten Pati, Pendamping Desa, Baznas Kabupaten Pati, IPMAFA Pati, FKUB, STIKES BUP, STAIP Pati, Universitas Safin, STMIK AKI, Pokja PKP Kabupaten Pati, APINDO, serta KADIN Kabupaten Pati. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program penanganan RTLH.
Kepala Disperkim Kabupaten Pati, Drs. Sugiyono MM, menyampaikan bahwa forum diskusi ini menjadi wadah untuk menyerap berbagai aspirasi, pengalaman, serta gagasan dari seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan penanganan RTLH semakin efektif dan berkelanjutan.
Melalui FGD ini, diharapkan pelaksanaan program RTLH di Kabupaten Pati dapat berjalan tepat sasaran, memperoleh partisipasi aktif dari masyarakat, serta mendapatkan berbagai masukan yang konstruktif dari seluruh pihak. Sinergi antara pemerintah, DPRD, lembaga sosial, dunia usaha, media, akademisi, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan hunian yang layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pati.
